setelah
lama bersembunyi di balik awan
sang
pecinta rintik hujan
suka cita
menyambutnya dengan penuh harapan
karena
datangnya hujan
mampu
membawa ketenangan
seketika
memadamkan kobaran
kecuali satu
kobaran
api malam itu
yang ia
harap
tidak
pernah dimatikan hujan
yang ia
harap
akan
selalu bertahan
dan
beruntungnya semesta mengabulkan
api jingga
yang menjadi saksi
datangnya
sang sosok pengisi
tanpa
perlu berekspektasi
hanya si
pecinta hujan
dalam
kegelapan
dan si
pengisi
dengan
kehangatan api
ia tahu
kehadirannya hanya sesaat saja
tak lebih
dari sekadar momentum sederhana
namun
percayakah bahwa sepersekian waktu itu
ajaibnya
melahirkan suasana syahdu
menumbuhkan
kalimat tanya ambigu
kapan ia
telah menyadari kehadirannya?
jangan
bilang sedari ia lebih dahulu menangkap bayangnya
terpisah
oleh pendar api, lagi-lagi
pada
akhirnya butiran air kembali turun malam ini
menumpahkan
kilasan memori
dengan
senyum yang selalu terpatri
-yas.
No comments:
Post a Comment