Sedemikian
rupa sampai terkuras energi?
Mengapa
kamu bersedih
Sedemikian
rupa sampai kamu terlelap berulang kali
Lalu
bangun
Dan
baku hantam dengan ingatan sendiri?
Mengapa?
Seharusnya
kamu bersyukur
Yang
Maha Kuasa mengujimu pada hal sesepele ini
Bagaimana
jika hal ini terjadi nanti?
Atau
kemarin?
Atau
kemarinnya lagi?
Atau
tiba-tiba diberi sakit
Sedemikian
rupa sampai kamu tidak bisa mengejar apapun;
Apapun
yang selama ini diimpi?
Sanggupkah
kamu?
Atau
akan lebih-lebih hancur dari saat ini?
Dunia
ini tidak berputar terhadap dirimu
Terkadang
kamu harus menyadari
Tidak
selamanya ambisi harus berjalan lurus
Ada
kalanya kamu harus kembali
Lihatlah
ke sekelilingmu
Masih
banyak yang patut kamu syukuri
Masih
banyak kesempatan lain
Masih
banyak kabar baik menanti
Bangunlah
Berhentilah
meratapi
Lalu
ingatlah
Campur
tangan Yang Di Atas nyata adanya
Seberapa
pun jatuh bangun usahamu dalam berlari
Mengejar
hal-hal duniawi
Ia
lebih mengetahui
Apa
yang terbaik untukmu
Mungkin
kamu lupa
Apa
tujuanmu dalam kehidupan fana ini
Mungkin
Tuhan rindu
Akan
doa dan kisah yang dulu selalu muncul dalam setiap sujudmu
-yas.
No comments:
Post a Comment