Jan 3, 2019

Hepi Nu Yer


Yuhuuu selamat tahun 2019 teruntuk bloggie dimanapun kalian berada!


2018 adalah tahun yang menurutku berlalu sangat cepat. Perasaan baru kemarin aku membuka tahun dengan teman-teman baru di project Mahadana 2.0 AIESEC, eh sekarang udah Januari lagi aja. Belum lagi dunia perkuliahan yang santai tapi ga santai. Hayo gimana tuh. Hehe, santai karena mata kuliahnya cuma 8 dan masih ada kaitannya satu sama lain, ga kayak jaman SMA yang sampai 13 mata pelajaran ini itu. Kuliah pun cuma empat hari dan ga seharian penuh. Tapi ga santai juga karena tugas-tugasku yang mayoritas takehome berupa paper 1000++ kata. Puyeng euy, mesti banyak-banyak bacot baca.

2018 juga merupakan tahun dimana aku berulang tahun ke 19, tepatnya di bulan Oktober kemarin. Aku belum siap aja gitu menghabiskan tahun terakhir di umur belasan, habis itu menyambut kepala dua tahun ini. Growing up is fun yet so scary. Kadang malah suka lupa kalo aku udah punya kebebasan buat nentuin pilihan sendiri. Di beberapa hal aku masih berlindung di bawah orang tua, hahah. Cuma ya gimana lagi, namanya waktu bakal terus berjalan. Bumi terus berputar. Ayas terus jomblo. Gadeng. Yah, siap ga siap harus dijalanin aja semuanya yang terbaik.



Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, di 2019 ini aku belum nentuin target atau resolusi apapun yang hendak aku capai. Belum ada rencana mau ngapain selain kuliah-makan-tidur. Bahkan, di semester 1 dan 2 aku selalu motong liburanku untuk ikut volunteer, freelance, juga kepanitiaan. Gimana dengan semester ini? Nothing. Ini adalah liburan perdanaku yang (insya allah) full 1,5 bulan, dan sejauh ini juga kuisi cuma dengan goler-goleran dan internetan.

Walaupun amat sangat tidak produktif, aku ngerasa lebih seneng aja. Dibilang gabut juga ngga, soalnya aku menghabiskan waktu dengan melakukan hal-hal yang emang aku suka. Entah itu nonton film, main the sims, sampai fangirlingan. Bahkan, aku menutup 2018 dengan menemukan teman-teman baru sesama penggemar tepok bulu di Twitter. Aku juga menemukan hobi baru yaitu oret-oret kertas. Mungkin soal dua hal terakhir ini akan aku ceritain di postingan selanjutnya ya. :)))

Intinya, aku mengawali tahun baru ini dengan relaksasi pikiran. Ceilah. Doain ya semoga 2019 akan terisi dengan hal-hal yang positif, dan aku bisa kembali semangat mengambis buat menggapai target-target yang akan kubuat segera, kalo ga mager. He. He.



Terima kasih 2018, kamu mengajarkanku untuk menyeimbangkan antara being selfless and selfish. I will try my best this year, balanced, as all things should be kalo kata Thanos si ubi ungu.


-Ayaszki,
ditulis setelah menghabiskan sepotong martabak coklat mini.

No comments:

Post a Comment